Hampir Dua Tahun Bencana Berlalu

Gerimis kecil temani aku terbang

Tinggalkan negeri tanah kelahiran ini tuk sementara waktu

Lewat jendela 20 F Garuda kutatap lagi negeriku

Yang masih penuh luka ini

Hampir dua tahun bencana gelombang raya itu berlalu

Belum juga negeri ini sembuh

Carut-marut masih terlihat di sepanjang garis pantai

Tanah bekas rumah masih menganga

Dan mantan penghuninya, ribuan jiwa, masih mengungsi

Di barak pengungsian atau tenda-tenda tua

Hampir dua tahun sudah bencana itu berlalu

Janji demi janji belum juga terpenuhi

Milyaran rupiah dana bantuan menguap buat gaji

Dan produk-produk promosi diri

Hampir dua tahun sudah bencana itu berlalu

Kita tetap berharap pada janji-janji palsu

Sahabat,

Sambil berzikir doakan orang-orang tercinta

Yang telah pergi bersama gelombang raya

Mari kita doakan juga semoga para petinggi di negeri ini menyadari

Bahwa gaji mereka adalah harga ribuah jenazah orang yang kita cintai

Yang hilang atau terkubur di relung-relung laut dan berbagai pelosok negeri

Bahwa gaji mereka adalah harga air mata para janda, anak yatim

Yang tak henti menangis menyesali bencana ini.

Pulau Umang, Ujung Kulon, Banten, 19 Desember 2006

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: